Akbar tandjung sebagai calon presiden 2009

Mendengar Bang Akbar Tandjung memberikan pengarahan sebagai nara sumber tentang strategi menghadapi pemilu, memberikan penyegaran yang sangat luar biasa bagi pengetahuan. Suara yang datar dan tidak memperlihatkan emosi yang meledak-ledak, sangat berlawanan dengan ciri khas dari orang yang berasal dari daerah sumatera.  Hal ini tentu saja memperlihatkan pengalaman yang luar biasa dalam berorganisasi.

Penjabaran kondisi dari pemilu ke pemilu, membuat mata terbuka, tentang kondisi perpolitik Indonesia dari masa kemasa. Walaupun Bung Akbar berasal dari Partai yang merupakan penguasa orde baru yang mencengkram kekuasan negeri ini selama 32 tahun, tapi tidak bisa disangkal bahwa Bang Akbarlah yang telah berhasil melakukan Repositioning dari Partai Golongan Karya, dari partai penguasa yang semena-mena menjadi Partai yang paling demokratis diantara partai yang ada pada pemilu 2004.

Dengan melakukan konvensi untuk pemilihan calon presiden dari partai golongan karya, dimana memberikan kesempatan yang luas bagi seluruh kader bangsa ini untuk dapat mengajukan diri sebagai peserta konvensi, dimana pemenang konvensi akan dicalonkan menjadi capres dari golongan karya.

Walaupun wiranto yang diusung golongan karya kalah dalam pemilihan presiden 2004, tetapi tidak bisa dipungkiri juga bahwa konvesi dan iklim demokrasi yang dibentuk oleh Bang Akbar pada saat itu, dapat mendongkrak perolehan suara partai golongan karya menjadi pemenang. kekalahan pada pemilihan presiden tentu saja tidak terlepas dari pecahnya suara golongan karya, mengikuti lokomotif Jusuf Kalla. dan yang pasti, sebagian besar dana dari penyandang dana partai golongan karya juga mengikuti mendorong keberhasilan SBY menjadi Pemenang,

Politik memang tidak bisa ditebak, kekalahan Wiranto dalam pemilihan presiden memberikan dampak lanjutan atas karier Akbar Tandjung. hasil karya yang ditanamnya dalam merepositioning partai golkar yang membuahkan kemenangan golkar di kursi parlemen, tidak dapat dipetik olehnya. JK, yang berhasil mengalahkan Bang Akbar dalam pemilihan pucuk pimpinan Golongan karya, mendapatkan buah perjuangan Akbar.

Sebagai seorang politisi ulung, tentu saja Akbar tidak akan menyerah kalah. setelah pemilu 2004, akbar lebih banyak berdiam diri, tentu saja bukannya tidak ada maksud dan tujuannya. hal ini mungkin saja dilakukan untuk melindungi kader-kader partai golkar yang masih loyal kepadanya. karena tidak bisa dipungkiri, bahwa sikapnya yang demokratis menyebabkan Akbar banyak disenangi dan dibanggakan oleh kader partai pohon beringin ini.

Tetapi mungkin Allah berkehendak lain, mungkin saja ALLAH mengembalikan positioning partai golongan karya sebagai partai penguasa yang tidak demokratis. agar pembersihan negara ini lebih dapat dilaksanakan.

Bang Akbar sebagai seorang pejuang, seharusnya dapat memajukan diri menjadi calon presiden, tentu saja tidak menggunakan partai golongan karya sebagai kendaraannya. karena partai itu sekarang dikuasi oleh JK, dan kemungkinan besar JK tidak akan memberikan kesempatan kepada Akbar.

Inilah saatnya Akbar membuktikan pada dunia, bahwa Akbar sebagai seorang pejuang, dapat melangkah tanpa dukungan partai golongan karya. Akbar bisa melakukan gerakan mencari dukungan kepada rakyat indonesia melalui partai-partai lain.

Silahkan Bang Akbar, Majulah, perjuangkan demokrasi yang telah kau rintis di partai golongan karya. dan tentu saja perjuangkanlah pemberantasan korupsi tanpa pandang bulu. mungkin inilah yang harus dibuktikan Bung Akbar, yaitu komitmen untuk memberantas korupsi sampai ke akar-akarnya, termasuk korupsi yang terjadi selama 32 tahun Partai Golongan Karya berkuasa.

Sanggupkah Bung Akbar,

bagaimana pendapat anda

 

One Response

  1. Akbar Tanjung merupakan Calon Presiden yang mampu merobah warna Pemerintahan Indonesia, karena pengalamannya, karena kesuksesannya sekaligus karena kegagalannya yang dijahili JK, sehingga dengan itu Akbar Tanjung dapat menahodai Indonesia menuju kemakmuran. Selamat Berjuang Akbar Tanjung, kita siap mendukung.

    Asfin,
    Mudah-mudahan hal ini didengar oleh para peserta Rapimsus Golkar tgl 23 April mendatang.
    Salam

Leave a Reply