bingung menentukan pilihan dalam pemilu 2009

Anda bingung memilih dalam pemilu Pemilu 2009. tidak usah pusing, berikut adalah informasi yang bisa menjadi pertimbangan untuk menentukan pilihan tersebut.

Walaupun jumlah partai politiknya lebih banyak dibandingkan dengan pemilu sebelumnya, pada dasarnya jumlah partai yang banyak tersebut dapat dikelompokkan sesuai dengan latar belakang pembentukan partai ataupun tokoh yang berada dibalik pendirian partai tersebut.

Partai Penguasa Orde Baru

  1. Partai Golongan Karya
  2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)
  3. Partai Hanura
  4. Partai Patriot
  5. Partai Karya Perjuangan
  6. Partai Peduli Rakyat Nasional
  7. Partai Demokrasi Kebangsaan (PDK)
  8. Partai Karya Peduli Bangsa (PKPB)
  9. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
  10. Partai Demokrat


Pecahan Partai Demokrasi Indonesia (PDI)

  1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)
  2. Partai Nasional Benteng Kerakyatan
  3. Partai Barisan Nasional
  4. Partai Demokrasi Pembaruan
  5. Partai Kasih Demokrasi Indonesia
  6. Partai Nasional Indonesia (PNI) Marhaenisme
  7. Partai Pelopor
  8. Partai Penegak Demokrasi Indonesia (PPDI)

Pecahanan Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

  1. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
  2. Partai Bintang Reformasi (PBR)

Pecahan PKB

  1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
  2. Partai Kebangkitan Nasional Ulama

Pecahan PAN

  1. Partai Amanat Nasional (PAN)
  2. Partai Matahari Bangsa

Partai Baru atau yang tetap solid

  1. Partai Pemuda Indonesia
  2. Partai Indonesia Sejahtera
  3. Partai Pengusaha dan Pekerja Indonesia
  4. Partai Kedaulatan
  5. Partai Perjuangan Indonesia Baru
  6. Partai Persatuan Daerah
  7. Partai Republik Nusantara
  8. Partai Bulan Bintang (PBB)
  9. Partai Damai Sejahtera (PDS)
  10. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
  11. Partai Sarikat Indonesia  (PSI)

Anda Masih bingung ?

Sama.. saya juga bingung neh.

5 Responses

  1. daripada bingung lebih baik milih Partai Kedaulatan aja yang No. 11 program kerja sangat jelas sekali yaitu MENGEMBALIKAN KEDAULATAN DI TANGAN RAKYAT.

  2. Yah Partai Kedaulatan, masih termasuk daftar partai baru dan yang masih solid, bisa dipertimbangkan untuk dipilih, yang penting adalah, apakah tokoh-tokoh dan kader-kader partai ini bisa membuktikan kepada seluruh masyarakat bahwa memang yang menjadi inti perjuangan partai kedaulatan adalah mengembalikan kedaulatan di tangan rakyat.
    Selamat berjuang

    salam perjuangan

  3. maju terus pantang mundur

  4. benar bos…

    maju terus pantang mundur….

    Tapi kamsudnya apa yah Mas Dramawanto ini ?

    terima kasih sudah comment

  5. Assalamu alaikum wr. wb.

    Saudaraku tersayang,
    lihat kenyataan yang ada di sekitar kita!

    Uang Dihamburkan…
    Rakyat dilenakan…
    Pesta DEMOKRASI menguras trilyunan rupiah.
    Rakyat diminta menyukseskannya.
    Tapi rakyat gigit jari setelahnya.
    DEMOKRASI untuk SIAPA?

    Ayo temukan jawabannya dengan mengikuti!

    Halqah Islam & Peradaban
    –mewujudkan rahmat untuk semua–
    “Masihkah Berharap pada Demokrasi?”
    Tinjauan kritis terhadap Demokratisasi di Dunia Islam

    Dengan Pembicara:
    Muhammad Rahmat Kurnia (DPP HTI)
    KH. Ahmad Fadholi (DPD HTI Soloraya)

    yang insyaAllah akan diadakan pada:
    Kamis, 26 Maret 2009
    08.00 – 12.00 WIB
    Gedung Al Irsyad

    CP: Humas HTI Soloraya
    HM. Sholahudin SE, M.Si.
    081802502555

    Ikuti juga perkembangan berita aktual lainnya di
    hizbut-tahrir.or.id

    Semoga Ia senantiasa memberikan petunjuk dan kasih sayangnya kepada kita semua.
    Ok, ma kasih atas perhatian dan kerja samanya. (^_^)
    Mohon maaf jika ada ucapan yang kurang berkenan. (-_-)

    Wassalamu alaikum wr. wb.

    Terima kasih atas undangannya ,
    tapi ngomong-ngomong soal demokrasi…
    setuju.. kalau dana yang digunakan untuk pemilu dan pilkada dikumpulkan akan dapat melunasi seluruh hutang luar negeri.. subsidi BBM, dan memberantas kemiskinan….

    tetapi yang punya uang itu adalah yang punya kekuasaan…
    kekuasaan harus direbut dari penguasa yang sewenang-wenang dan korup… melalui pemilu….

    biarkan mereka menghabiskan uang untuk mengambil simpati rakyat..
    tetapi jangan pilih mereka.. karena akan mencari jalan untuk mengembalikan modal yang sudah diamburkan…

    pilihlah partai yang tidak punya kursi di DPR pada pemilu 2004…
    partai yang bukan re inkarnasi dari kekuasaan orde baru…..
    partai yang buan selalu menipu rakyat sekali dalam lima tahun….
    dengan manuver-manuver politiknya…

    mari menjadi rakyat yang cerdas…..
    dan jangan memilih golput… karena satu suara sangan berarti..

    Wassalamu alaikum Wr. Wb

Leave a Reply